
Harga perak (XAG/USD) bergerak naik setelah mencatat kerugian lebih dari 1% pada sesi sebelumnya, berkisar di sekitar $33,10 per troy ounce selama jam perdagangan Asia pada hari Jumat.
Komoditas yang sensitif terhadap manufaktur, termasuk Perak, menghadapi tantangan karena meningkatnya kekhawatiran mengenai peningkatan defisit fiskal di Amerika Serikat (AS). Namun, meningkatnya permintaan safe-haven atas kekhawatiran fiskal ini dapat mengimbangi ancaman terkait permintaan yang mengelilingi komoditas tersebut.
Pada hari Kamis, "One Big Beautiful Bill" Presiden AS Donald Trump disahkan oleh DPR AS dan sedang dalam perjalanan ke Senat. DPR AS menyetujui anggaran Trump dengan satu suara. Proposal tersebut diharapkan akan meningkatkan defisit sebesar $3,8 miliar, karena akan memberikan keringanan pajak atas pendapatan tip dan pinjaman mobil buatan AS, menurut Congressional Budget Office (CBO).
Perak menarik minat penjual karena kondisi ekonomi AS yang tidak menentu, bersama dengan kekhawatiran tarif, melemahkan momentum yang kuat bagi industri fotovoltaik. Perak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti elektronik, panel surya, dan komponen otomotif.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...